Posts Tagged ‘komedi’

Director: Cameron Crowe

Writers: Aline Brosh McKenna (screenplay), Cameron Crowe(screenplay), Benjamin Mee (book)

Rated: PG for language and some thematic elements.

Runtime: 124 min

Genres: Comedy | Drama | Family

Review

Film ini mengisahan tentang Benjamin Mee (Matt Damon) yang berusaha mengasuh kedua anaknya Dylan (Colin Ford) dan Rosie (Maggie Elizabeth Jones) setelah istrinya meninggal. Di mata anak-anaknya, Benjamin adalah ayah yang supeldan berjiwa petualang mengingat dia bekerja sebagai wartawan kolumnis di sebuah surat kabar. Namun dibalik itu semua, Benjamin dihadapkan pada kenangan-kenangan masa lalu bersama istrinya. Inilah perkara tersulitnya ketika Benjamin diharuskan berdamai dengan masa lalunya.

Benjamin Mee dan keduan anaknya Dylan dan Rosie

Sebagai single parent Benjamin merasa sedikit kewalahan mengasuh kedua anaknya. Ditambah juga kewalahan menghadapi beberapa wanita yang mencoba mendekatinya. Akhirnya Benjamin memutuskan untuk keluar dari pekerjannya agar bisa lebih meluangkan waktu untuk anak-anaknya. Setelah mantap dengan keputusan itu, Benjamin justru makin terbebani oleh kelakuan Dylan yang membuat ulah di sekolah yang menyebabkan dia dikeluarkan dari sekolah.

Penat dan hampir putus asa dalam mencoba mengasuh dan  menyenangkan kedua anaknya membuat Benjamin berpikir untuk memulai sesuatu dan suasana yang baru. Terlebih lingkungan rumahnya juga sudah tidak bisa dipakai untuk menenangkan pikiran lagi. Maka dia berniat untuk membeli sebuah rumah. Beberapa tawaran rumah dipelajarinya satu per satu dengan melihat spesifikasi dari catatan seorang agen dan mengunjungi lokasi secara langsung. Namun tidak ada rumah yang dirasa cocok, kecuali satu. Yaitu rumah yang ternyata di dalamnya terdapat sebuah kebun binatang terlantar dengan koleksi binatang yang masih lumayan lengkap.

Meskipun Benjamin tidak memiliki latar belakang keilmuan dalam merawat binatang, dia tetap saja membelinya karena Rosie merasa senang tinggal di situ. Namun Dylan merasa semakin terasing ditempat yang jauh dari pusat kota. Inilah yang akan menjadi salah satu konflik dalam sisa alurnya.

Rosie sangat suka bermain dengan binatang

Mereka tidak sendiri. Ada sekelompok tim para petugas pemeliharaan kebun binatang di sana dengan keahlian masing-masing. Benjamin bersama tim itu telah berkomitmen untuk membangun kembali kebun binatang itu dengan memanfaatkan seluruh harta dan tabungan Benjamin. Bahkan kakak laki-lakinya Duncan Mee (Thomas Haden Church) menganggap Benjamin terlalu gegabah dalam menggunakan seluruh tabungan untuk membangun kembali kebun binatang tersebut. Dan apa yang dikhawatirkan terjadi juga. Pada suatu titik Benjamin benar-benar kehabisan dana. Bahan beberapa teman satu timnya mulai memboikot karena mengetahui bahwa Benjamin tidak punya uang lagi. Bagaimana Benjamin menghadapi kisah dilematis ini? Inilah konflik besar yang akan membuat cerita ini menjadi makin kompleks.

Tim pemelihara kebun binatang

Duncan Mee dan Benjamin Mee

Sebagai film drama komedi yang bertemakan keluarga, film ini akan menghadirkan cerita-cerita lucu seputar kehidupan Benjamin beserta anak-anaknya yang kadangkala dibalut dengan kisah haru. Alur cinta romantis juga dihadirkan dalam subplot-subplot yang akan membuat film ini tidak membosankan. Siapa lagi kalau bukan kisah cinta antara Dylan dengan Lily (Elle Fanning) serta Benjamin dengan Kelly Foster (Scarlett Johansson)

Tokoh Dylan dan Lily

Kelly dan Benjamin

Behind The Scene

Film ini disutradarai oleh Cameron Crowe yang sudah dikenal lewat karya filmnya Vanila Sky (2001), Jerry Maguire (1996) dan mendapatkan piala oscar lewat Almost Famous (2000).

Sutradara Cameron Crowe

Sebelum peran Kelly Foster jatuh ke tangan Scarlett Johanson, Amy Adams, Mary Elizabeth Winstead dan Rachel McAdams sempat menjadi kandidat untuk memerankan tokoh ini. Sedangkan kandidat untuk memerankan Benjamin Mee sempat jatuh pada Ben Stiller sebelum akhirnya dipegang oleh Matt Damon.

Sutradara Cameron Crowe mengarahkan Matt Damon

Sutradara Cameron Crowe sedang mengarahkan Maggie Elizabeth Jones, Colin Ford dan Matt Damon

Suasana Saat Syuting

Sesi Santai Para Aktor dan Sutradara di Sela-Sela Syuting

Beginilah cara mengatur adegan beruang kabur

Did You Know?

Film ini diadaptasi dari sebuah novel dengan judul yang sama dan merupakan pengalaman hidup nyata dari Benjamin Mee yang memutuskan menggunakan tabungannya untuk membeli kebun binatang Dartmoor Zoological Park yang sudah tidak terurus di bagian barat daya Inggris.

Novel Memoar 'We Bought A Zoo' oleh Benjamin Mee

Meskipun film ini diangkat dari pengalaman nyata dari Benjamin Mee,tapi ada beberapa perbedaan antara film dengan kenyataan. Diantaranya adalah:

-Kebun binatang dalam film bernama Rosemoor Wildlife Park dan berlokasi di California, sedangkan aslinya bernama  Dartmoor Zoological Park  di bagian barat daya Inggris.

-Di filmnya, istri Benjamin Mee, Katherine,  meninggal sebelum dia membeli kebun binatang. Aslinya meninggal kebn binatang itu dibeli dan ditinggali.

-Di filmnya ada adegan beruang lepas. Kenyataannya yang lepas adalah jaguar.

-Anak-anak Benjamin ketika kisah itu dialami seharusnya lebih muda (empat dan enam tahun) daripada tokoh di filmnya.

-Anak-anak Benjamine Mee dalam film bernama Dylan dan Rosie, sedangkan aslinya adalah Milo dan Ella.

Benjamin Mee dan anak-anaknya Milo dan Ella

Benjamin Mee besert anak-anaknya yang asli menjadicameo di akhir film sebagai pengunjung yang mengantri di urutan pertama ketika kebun binatangnya dibuka untuk pertama kalinya.

Penghargaan untuk film ini:

Phoenix Film Critics Society Awards
Year Result Award Category/Recipient(s)
2011 Nominated PFCS Award Best Live Action Family Film

Quotes

Benjamin Mee: ” You know, sometimes all you need is twenty seconds of insane courage. Just literally twenty seconds of just embarrassing bravery. And I promise you, something great will come of it ”

 

More movie reviews klik here

Iklan

Director: Mike Mitchell

Runtime: 87 min

REVIEW

Para tupai menggemaskan ini kembali hadir di bulan Desember tahun 2011. Kali ini franchaise ke-3 nya mengusung judul Alvin and The Chipmunks: Chipwrecked yang mengulang sukses dari sekuel sebelumnya: Alvin and The Chipmunks: The Squekquel (2009) dan Alvin and The Chipmunks (2007). Nampaknya franchise  ini selalu disutradari oleh sineas yang berbeda di setiap sekuelnya. Untuk sekuel ini posisi sutradara diisi oleh Mike Mitchell yang telah sukses mendalangi film Shrek Forever After (2010) dan Deuce Bigalow: Male Gigolo (1999).

Masih dengan trio tupai yang sama yaitu Alvin (Justin Long), Simon(Matthew Gray Gubler), Theodore (Jesse McCartney) dan trio Chipettes yang pandai berjoget dan menyanyi Brittany(Christina Applegate), Jeanette (Anna Faris) dan Eleanor (Amy Poehler), mereka mengawali kisahnya di sebuah kapal pesiar untuk melakukan liburan musim dingin. Tentu saja Dave (Jason Lee) sang manajer juga ikut menemani. Di kapal inilah alvin dan teman-temannya selalu membuat keributan kecil yang membuat Dave kewalahan.  Beberapa usaha telah dilakukan Dave untuk bisa membuat mereka patuh. Tapi puncak dari ulah mereka adalah ketika mereka bermain layang-layang di atas kapal dan malah ikut tertarik ke tengah laut. Dave dan Ian yang berusaha menyelamatkan dengan mengejar memakai parasailing malah ikut-ikutan jatuh ke laut. Akhirnya sekelompok tupai itu terdampar di pulau tak berpenghuni sedangkan Dave dan Ian terdampar di pulau yang sama di sisi yang berbeda. Petualangan di pulau inilah yang seru. Mereka bertahan hidup sekaligus berusaha berharap Dave akan mencari dan menyelamatkan mereka.

Tokoh Alvin dan Dave

trio chipmunks dan trio chipettes

Masih dengan ciri khasnya, franchise ini masih menghadirkan sisipan musikal khas suara chipmunks yang cempreng dan menggemaskan. Ditambah lagi dengan karakter para tupai yang sangat imut dan tingkah yang menggemaskan mampu membuat penonton minimal tersenyum melihat aksinya. Para penyanyi yang lagunya di-cover oleh para chipmunks dan chipettes ini adalah Lady Gaga, LFMAO, Destiny’s Child, dan Michael Franti & Spearhead.

 

 

BEHIND THE SCENE

Sineas yang mendalangi franchaise ketiga trio tupai ini.

Sutradara Mike Mitchell

Inilah para pengisi suaranya.

Trio Chipmunks

Trio Chipettes

 

DID YOU KNOW?

Tokoh Alvin and The Chipmunks adalah karakter yang diciptakan olehRoss Bagdasarian Sr pada tahun 1958. Banyak yang mengira bahwa musik chipmunk adalah hasil dari kreasi film kartunnya. Padahal justru sebaliknya. Ross pertamakali menciptakan karakter chipmunks justru dengan format kelompok musik animasi.

Sang kreator Ross Bagdasrian Sr.

Lagu trio tupai ini pertama kali dirilis pada tahun 1985 dan menjadi fenomenal dengan penjualan mencapai 4 juta kopi. Berhasil menjadi nomor satu di tangga musik Billboard Top 100 selama empat minggu, mendapatkan 3 penghargaan Grammy Award dan nominasi Record of the Year.

Nama Indonesia chipmunks adalah bajing tanah. Sedangkan nama latinya adalah Tamias minimus. Taksonomi lengkapnya adalah sebagai berikut:

Kingdom: Animalia

Phylum: Chordata

Class: Mammalia

Ordo: Rodentia

Family: Sciuridae

Genus: Tamias

Chipmunk (Tamias minimus)

Director:  James Bobin

Runtime: USA: 103 min  | UK: 109 min

Rated: PG for some mild rude humor

“They’re closer than you think!”

REVIEW

The Muppets melengkapi film nostalgia setelah The Adventure of Tintin hadir lebih dulu. Siapa yang tak kenal dengan boneka Kermit si kodok hijau? Jagoan tua ini yang kemudian bertransformasi menjadi acara pendidikan anak Sessame Street. Lahir dari tangan dingin Jim Henson dalam kurun waktu 1954-1955 dengan tajuk The Muppets Show telah menjadi legenda hiburan sampai sekarang. Inilah pertama kalinya para boneka ini tampil di layar lebar di bawah asuhan studio Disney.

Film ini menceritakan tentang perebutan Muppet Theater yang hendak diambil alih oleh juragan minyak Tex Richman (Chris Cooper) yang menemukan adanya sumber minyak di sana. Tex ingin segera mengeksplorasi dan menambang minyak sesegera mungkin yang tentunya berakibat dihancurkannya seluruh Muppet Theater. Niat itu tercium oleh Walter fans berat The Muppets. Walter ingin menggagalkan rencana Tex dengan jalan mengumpulkan kembali para anggota The Muppets. Rencananya adalah menyelenggarakan acara The Greatest Muppet Telethon Ever untuk mencari dana sebesar $10 juta untuk menyelamatkan teater tersebut.

Tokoh Tex Richman (Chris Cooper)

Maka bersama kakaknya, Gary (Jason Segel), dan Mary (Amy Adams), kekasih Gary, Walter pertama-tama mencari Kermit si kodok hijau. Kemudian bersama-sama mencari anggota The Muppets yang lain. Di luar dugaan anggota kawanan The Muppets kini telah memiliki profesi masing-masing. Fozzie Bear telah menjadi anggota bnd The Moopets yang tampil di sebuah kasino. Miss Piggy menjadi fashion editor Vogue Paris. Animal berada di kelompok penanganan emosi dan Gonzo menjadi mandor industri kloset.

Tokoh Gary (Jason Segel) dan Walter

Film ini masih mempertahankan sisipan musikalnya dan tentu saja tetap mempertahankan boneka alih-alih menggunakan animasi untuk menjaga originalitasnya. Tapi bedanya adalah, tidak akan tampak batang pengendali tangan atau para boneka tidak lagi selamanya berinteraksi dari balik meja. Para Muppets di film ini tentu saja lebih mobile bahkan tak jarang ditampilkan all body hingga kakinya terlihat.

Behind The Scene

Film ini dianggarkan menghabiskan dana $50 juta. Dengan reputasi The Muppets di seluruh dunia yang tak perlu diragukan lagi, tak sulit bagi Disney untuk meraup untung yang berlipat. Sang sutradara James Bobin juga tak tanggung-tanggung untuk memasukkan banyak cameo dari artis terkenal diantaranya adalah: George Clooney, Selena Gomez, Neil Patrick Harris, Mila Kunis, Danny Trejo, Alan Arkin, Emily Blunt, Beth Broderick, James Carville, Billy Crystal, Ricky Gervais, Donal Glover, Whoopie Goldberg, Judd Hirsch, Katy Pery, Ben Stiller.

Sutradara James Bobin

Penggunaan Komputer Grafis Untuk Membuat Boneka Muppet Bisa Bergerak Lebih Bebas

Do You Know?

The Muppets adalah tokoh boneka yang diciptakan olah Jim Henson. Menurut Henson, kata Muppet merupakan gabungan dari marionette puppet. Meskipun di kesempatan lain dia mengakui bahwa istilah itu hanya mengada-ada dan sebenarnya dia menyebut Muppet hanya karena dia menyukai kata itu.

Jim Henson Bersama The Muppets

Pertama kali The Muppets Show tampil di televisi pada tahun 1976.  Saat itu para karakter boneka digerakkan dengan satu tangan menggerakkan kepala dan mulut dan tangan yang lain menggerakkan tangan dengan batang kendali atau dengan cara seperti memakai sarung tangan. Orang yang menggerakkan Muppet ini disebut Muppeteer. Para Muppeteer ternyata haruslah orang yang kidal karena tangan kanan mengendalikan kepala dan tangan kirilah yang memegang batang kendali.

Saking populernya karakter Muppet diperlakukan layaknya selebriti. Sering sekali mereka tampil dalam acara penghargaan seperti Oscar dan sebagai cameo dalam beberapa film.